5 Pesepakbola Remaja Yang Sempat Berseragam MU

MU adalah salah satu klub raksasa Eropa dengan basis penonton yang sangat luas pula. Berdasarkan Forbes, United pun adalah team yang sangat berharga di dunia sekarang ini.

Dikenal “The Red Devils”, team ini mulanya di bangun sebagai Newton Heath LYR Football Club di tahun 1878, berubah namanya jadi Manchester United di tahun 1902 dan beralih ke stadion baru,di Old Trafford, di tahun 1910.

Selama bertahun-tahun sejumlah pesepakbola cemerlang di dunia sudah mengisi ‘The Theatre of Dreams’. Berlaga buat MU adalah satu hal yang membanggakan untuk pesepakbola mana saja di dunia. Tetapi, berlaga buat ‘The Red Devils’ pula memberikan desakan dan tanggung jawab tersendiri.

Ada sejumlah bomber yang joint ikuti tautan ini bersama United pada usia yang sangatlah matang namun juga ada pesepakbola yang peroleh peluang berseragam klub di umur yang begitu muda. Dibawah ini 5 pesepakbola remaja yang berlaga demiMU.

1. Duncan Edwards

Duncan Edwards membangun debutnya ketika berumur 16 tahun dan 185 hari di tanggal 4 April 1953 ketika menghadapi Cardiff City dan sebagai pemain remaja yang sempat berseragamMU.

Dia merupakan salah satu pemain Busby Babes, tim muda United didirikan di bawah pelatih Matt Busby di pertengahan tahun 1950an.

Namun, Edwards musti menyelesaikan karier remajanya yang sukses setelah tak sanggup berusaha dari luka berat yang disebabkan oleh kecelakaan pesawat didalam Tragedi Munich.

Dia membikin total 177 debut dan menghasilkan 21 gol bagi team sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

2. Angel Gomes

Lulusan akademi MU Angel Gomes artikel serupa merupakan pemain remaja yang berlaga demi team pada era Premier League. Dia melaksanakan penampilan di umur 16 tahun 8 bulan dan 23 hari didalam kemenangan kandang 2-0 menjamu Crystal Palace.

Dia joint bersamadengan akademi MU di umur 6 tahun dan meneken masa kerja resmi di umur 13 tahun. Dia meneken masa kerja profesional pertamanya buat Manchester United di bulan Desember 2017 dan semenjak saat itu bermain beberapa kali demi team utama.

Passion bermainnya kerap dibandingkan dengan Ronaldinho lantaran kontrol bola yang menawan dan skill mendribel bolanya yang hebat.

Dia kerap berlaga di atas level umurnya dan juga memperlihatkan jiwa kepemimpinannya pada pentas internasional dengan jadi kapten buat Inggris U16 dan U17.

3. Norman Whiteside

Norman Whiteside merupakan pesepakbola berdarah Irlandia Utara yang umumnya berlaga menjadi midfielder.

Dia melaksanakan debutnya bagi United 2 pekan jelang ulang tahunnya yang ke 17 dan menempatkannya pada posisi nomer 3 didalam daftar. Dia mempunyai sejumlah rekor atas namanya, dia merupakan pemain remaja yang bermain didalam laga Piala Dunia dengan menaklukan Pele ketika dia melaksanakan penampilan pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. website rujukan Ia pula adalah pesepakbola remaja yang menghasilkan gol pada final FA Cup.

Tetapi, dia tidaklah pernah dapat penuhi potensinya lantaran kendala lutut yang terus-menerus hingga memaksanya agar pensiun di umur 26 tahun.

Dia menghabiskan 8 musim di klub jelang beralih ke Everton di awal musim 1989-90. Sepanjang di United, Whiteside melakukan 278 debut buat team dan ia pula menghasilkan 68 gol.

4. Gary Neville

Barangkali nama yang cukup ngetop yang ada didalam list ini. Gary Neville merupakan bagian dari ‘Class of 92’ yang ngetop yang pula merupakan saudaranya Phil, Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes serta Nicky Butt.

Dia melaksanakan penampilan buat United di umur 17 tahun 6 bulan dan 29 hari pada Piala UEFA menghadapi Torpedo Moscow. Ia menjalani kunjungi tautan semua karirnya di United membikinnya jadi one club man. Ketika pensiun, dia merupakan bintang terlama ke-2 United ketika itu di belakang Ryan Giggs.

Neville joint bersama United sesaat usai lulus sekolah dan mengajak mereka merengkuh gelar FA Youth Cup pada musim pertamanya. Dia membuktikan dirinya yang menjadi pilihan utama United di musim 1994-95 dan tetap bertahan hingga dia pensiun.

Neville total melakukan 605 debut buat klub dan menjuarai 20 piala, termasuk 8 gelar Premier League dan 2 gelar Liga Champions. Sekarang ini, ia berprofesi menjadi pandit buat Sky Sports.

5. Federico Macheda

Federico Macheda mengawali karirnya di MU ketika ia melaksanakan penampilan pada Theater of Dreams menghadapi Aston Villa di umur 17 tahun 7 bulan dan 14 hari.

Penampilan pesepakbola Italia tersebut berbuah manis dengan membukukan gol keunggulan pada menit-menit penghujung. Usai menyambut assist datar melalui Ryan Giggs, Macheda memakai kaki bagian dalam guna menipu defender lawan, lalu sambil jatuh Macheda sukses selengkapnya lihat ini melepaskan tendangan ke sudut kanan atas gawang, Brad Friedel.

Sehabis itu ia masih tetap tampil luar biasa di minggu selanjutnya menghadapi Sunderland dengan mebukukan gol keunggulan. Macheda dipuji sebagai superstar masa depan dan Sir Alex Ferguson menilai finishingnya setingkat lebih baik dari pada Michael Owen.

Tetapi, ia tidak berhasil mewujudkan impian dan tidak dapat jadi bintang di MU. Dia menyelesaikan masanya di Old Trafford usai melakukan 36 debut demi team dan hanya mebukukan 5 gol.

Segudang Prestasi SE Palmeiras Yang Harus Anda Ketahui

SE Palmeiras adalah salah satu klub sepakbola profesional, yang bermarkas di São Paulo, Brasil. Klub ini dibentuk 26 Agustus 1914, nama awal Palestra Italia, tapi gianti jadi nama sekarang tanggal 14 September 1942. Ini merupakan satu klub Brasil yang populer dan sukses, dengan kira-kira 17 juta supporter dan penglaris 126.000 tiket semusim, Termasuk sebagian besar orang Brasil keturunan Italia. Walaupun terutama tim sepakbola asosiasi, Palmeiras berkompetisi di beberapa olahraga yang berbeda, khususnya basket. Tim sepakbola main di Campeonato Paulista, liga negara utama São Paulo, dam di Campeonato Brasileiro Serie A,divisi atas sistem liga sepakbola Brasil.

Palmeiras

 

Palmeiras dibentuk 26 Agustus 1914, mulanya sebagai Palestra Italia, Luigi Cervo, Luigi Emanuele Marzo, Vicenzo Ragognetti, dan Ezequiel Simone, orang Italia yang merupakan anggota dari komunitas Italia São Paulo. Awal abad ke20, sejumlah pemuda Italia mengambil putusan tuk membuat klub dengan tujuan utamanya ialah tuk membuat sebuah tim sepakbola yang bakal menjadi wakil dari kalangan Italia, dan melawan nama-nama besar dari sepakbola elit São Paulo. Lebih dari 3 dekade, Italia telah bersatu. Pada masa 1942 semasa Perang Dunia II, rezim Presiden Getúlio Vargas mencetak dekrit melarang organisasi memakai nama yang berhubungan pada Axis Powers (Jerman, Italia, serta Jepang). Palestra Italia dipaksa tuk mengganti nama, dan jadi Palestra São Paulo. “Palestra” merupakan kata Yunani yang tak melanggar ukuran rezim. Namun, perubahan itutersebut tak menenangkan push politik dan olahraga. Dengan hukuman mengorbankan seluruh asetnya kepada klub lain dan melawan ejeksi dari kejuaraan yang kini dipimpin, Palestra terpaksa mengganti nama tuk kedua kalinya.

Allianz Parque, dikenal juga Palestra Itália Arena, merupakan suatu stadion serbaguna São Paulo, yang dibangun tuk acara, konser, perusahaan dan khususnya pertandingan sepakbola dari SE Palmeiras, pemilik stadion. Stadion ini punya kapasitas 43.713 orang. Stadion ini punya salah satu yang paling serbaguna dan modern di negeri ini, lalu stadion yang memenuhi seluruh standar FIFA, akreditasi tuk menerima turnamen olahraga cukup relevan. Dengan konstruksi digelar tahun 2010, selesai November 2014. Dengan kondisi tersebut maka tidak heran bila para agen bola selalu menempatkan klub bola ini menjadi pilihan utama demikian menurut pengamant bola yang keterangannya sangat bisa di percaya.

Pemain Palmeiras Yang Terkenal

  1. Oscar Francisco Nascimento lebih dikenal Nascimento (lahir 24 November 1909 – meninggal 24 Agustus 1976), ialah seorang mantan pemain sepakbola Brasil yang main sebagai kiper. Dia ini dianggap salah seorang idola dari histori Palmeiras di periode dimana klub masih disebut sebagai Palestra Italia.
  2. Luís Edmundo Pereira (21 Juni 1949) merupakan anggota asosiasi pesepakbola pensiunan. Ia bermain di bek tengah, khususnya bersama dengan SE Palmeiras, Atletico Madrid serta timnas Brasil.
  3. Ademir da Guia (3 April 1942) adalah pemain sepakbola profesional pensiunan yang ditampilkan selama era 1960-an dan 1970-an kepada Palmeiras, tim asosiasi sepakbola terkemuka di Brasil, dimana ia dianggap sebagai seorang dari selutuh pemain terbaik klub saat masanya. Biasanya menjaga pos sebagai playmaker, ia dikenal mengontrol dekat secara fantastis dan kemampuan yang mengesankan saat menggiring bola.
  4. Crizam César de Oliveira Filho atau hanya dipanggil Zinho (17 Juni 1967), ialah pemain sepakbola Brazil pensiunan, dan kini sebagai manajer sepakbola profesional. Zinho main di klub sepakbola Brasil bersama dengan CR Flamengo, SE Palmeiras, dan 3 klub sepakbola lainnya yang ada di Sao Paulo.

Prestasi Palmeiras

  • Copa Rio: 1951
  • Campeonato Brasileiro Série A: 1960, 1967, 1969, 1972-1973, 1993-1994, 2016
  • Copa do Brasil: 1998, 2012, 2015
  • Torneio Rio-São Paulo: 1933, 1951, 1965, 1993, 2000

Sumber berita: https://agenbola.io/category/berita-bola/