Ini Komentar Alexis Sanchez Soal Keterpurukannya di MU

Ini Komentar Alexis Sanchez Soal Keterpurukannya di MU

Striker Cile, Alexis Sanchez, angkat bicara soal keterpurukannya di Manchester United. Ia merasa itu terjadi karena faktor rotasi.

“Aku seorang pemain yang, jika tidak melakukan kontak dengan bola, aku kehilangan percikan itu, dan kadang-kadang aku ingin bermain di setiap pertandingan. Sekarang ada rotasi dan aku dulu terbiasa selalu bermain. Tapi, itu bukan alasan karena jika aku bermain selama 10, 20 menit, maka aku harus membuat perbedaan,” kata Alexis kepada BBC.

“Aku ingin membawa lebih banyak kebahagiaan untuk klub. Ya, aku khawatir, tapi aku percaya pada kemampuanku sebagai pemain, aku ingin menunjukkannya.”

Alexis gabung Manchester United pada Januari 2018. Tapi, ia kesulitan untuk menemukan kembali performa terbaiknya seperti saat membela Arsenal.

Total, striker 30 tahun itu telah membela Manchester United dalam 37 pertandingan di semua kompetisi. Ia juga baru menyumbangkan lima gol.

Caretaker Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, sampai mengaku tak bisa lagi membantu Alexis meningkatkan ketajamannya.

“Solskjaer belum banyak berbicara kepadaku tentang apa yang harus aku lakukan di lapangan, tetapi aku adalah pemain yang berpengalaman dan aku tahu apa yang harus aku lakukan dan tidak lakukan,” ucap Alexis.

Manchester United sendiri kini berada di peringkat empat klasemen Liga Inggris. Setan Merah tertinggal sembilan angka dari Tottenham Hotspur yang berada di atasnya.

Assisten Pelatih Chelsea Akui Kehebatan Solskjaer

Assisten Pelatih Chelsea Akui Kehebatan Solskjaer

Legenda sekaligus assisten Maurizio Sarri di Chelsea, Gianfranco Zola, memberikan pujian pada Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer sementara Manchester United. Zola melihat pelatih asal Norwegia itu sudah bekerja sangat bagus.

Solskjaer sebagai pengganti Jose Mourinho pada Desember lalu. Dibawah asuhannya, Manchester United mendapat 10 hasil positif, sekali imbang, dan satu kali kalah di dalam 12 pertandingan.

Jelang pertandingan Chelsea melawan Manchester United di Piala FA, Senin (18/2), Zola pun mengaku kehebatan Solskjaer. Menurut ia, apa yang telah dikerjakan Solskjaer mengesankan.

“Pertama-tama aku senang. Inilah perasaan perdana yang aku miliki. Aku kenal Solskjaer, kami berbuat kursus bareng dan aku senang menyaksikannya melakukannya bersama baik, ” kata Zola pada Soccerway.

“Saya paham bahwa Manchester United tak melalui kejadian yang amat baik sebelumnya, tetapi aku tahu nilai tim serta mereka bakal bangkit. ”

“Apa yang telah dikerjakan Ole di Kala yang singkat ini amat luar biasa. Ia pintar, ia selalu berminat, dan Kamu bisa menyaksikan ketika seseorang fokus di apa yang mereka kerjakan, ” Zola menambahkan.

United sendiri sekarang berada pada peringkat 4 klasemen Liga Inggris. Setan Merah terpaut sembilan poin dari Tottenham Hotspur yang berada pada atasnya.

Shearer Heran Sarri Tidak Mainkan Kante pada Tempatnya

Shearer Heran Sarri Tidak Mainkan Kante pada Tempatnya

Legenda hidup Liga Premier Inggris, Alan Shearer, memberi komentarnya tentang hasil negatif pertama Chelsea kampanye musim ini. Menurut pendapatnya, penempatan pos N’Golo Kante menjadi penyebab mendasar hasil laga yang diselenggarakan di Wembley itu.

Shearer juga menyoroti keputusan pelatih The Blues, Maurizio Sarri yang lebih menaruh Jorginho buat pos jangkar. Sedangkan Kante telah teruji pada tempat itu dan berbuah trofi guna Leicester City serta Chelsea.

Begitu juga saat diposisikan Didier Deschamps di sektor tengah sepanjang Piala Dunia 2018. Alhasil, Les Bleus memenangkan gelar emas buat ke 2 kalinya selama sejarah semenjak 1998.

“Aku cukup bingung kenapa Sarri tak menaruh Kante pada tempat bertahan. Ketidakhadirannya pada posisi itu membikin sektor tengah The Blues yang diisi David Luiz serta Antonio Ruediger dengan gampang tereksploitasi,” jelasnya sebagaimana dilansir melalui Givemesport.

Perlu 15 laga buat membikin Sarri menderita kekalahan pertama bareng The Blues semenjak hadir awal kampanye musim ini. Hasil negatif itu menjadikan jarak mereka bersama Manchester City selisih tujuh poin serta Liverpool lima poin jadi makin melebar.

“Dua pemain bertahan selambat Wes Morgan serta Roberth Huth saja dapat memenangi liga. Namun pencapaian itu dapat dilakukan apabila bintang Prancis itu berdiri di hadapan mereka berdua. Jorginho masih kalah level,” lanjutnya lagi.

Shearer sudah mengalami langsung kerasnya Liga Premier Inggris selama 17 kampanye musim dengan memperkuat 3 tim. 3 tim yang sudah dibelanya ialah Southampton, Blackbrun Rovers, serta Newcastle United.